10 Langkah Jitu Promosi Usaha Makanan

10 Langkah Jitu Promosi Usaha Makanan - Sering bertemu orang yang memulai bisnis makanan dengan pujian dari orang-orang terdekat. Mereka bisa memasak atau membuat satu jenis makanan dengan lezat, maka semakin banyak orang disekitarnya yang memberi dorongan untuk memulai bisnis dengan keterampilan bersenjata dengan skill.

Tapi sayangnya gastronomi bagian atas bukanlah satu-satunya faktor yang menjamin keberhasilan bisnis makanan atau kuliner. Ada begitu banyak aspek lain yang juga perlu dipelajari meski belum pernah dipikirkan sebelumnya.

Salah satu faktor penentu keberhasilan bisnis makanan adalah strategi efektif untuk mempromosikan produk makanan yang dijual. Jika Anda adalah penggemar industri kuliner dan ingin merintis bisnis makanan Anda sendiri, pelajari dan terapkan beberapa langkah promosi berikut untuk membuat produk lezat Anda berharga.

10 Langkah Jitu Promosi Usaha Makanan
10 Langkah Jitu Promosi Usaha Makanan


Langkah 1: Menjaga kualitas produk
Promosi sering ditafsirkan sebagai aktivitas luar yang agresif. Padahal usaha promosi produk harus dimulai dari produk itu sendiri.

Dalam hal ini, konsistensi rasa perlu dicatat. Jangan sembarangan mengganti bumbu atau bahan yang dibutuhkan dalam proses pembuatan makanan. Kami pernah bertemu dengan penjual makanan favorit yang tiba-tiba memiliki rasa atau tekstur makanannya yang berubah dibanding terakhir kali kami mencicipinya. 

Umumnya konsumen akan merasakan kekecewaan jika makanan yang Anda jual terkadang terasa sangat enak minggu lalu, biasa-biasa saja di hari lain, atau sama sekali tidak mempublikasikan selera makan pada hari ini. Metode / prosedur memasak juga perlu diperhatikan karena bisa menimbulkan perubahan.

Langkah 2: Manfaatkan acara yang mengundang orang banyak
Efektivitas promosi dalam situasi yang ramai biasanya lebih tinggi daripada situasi yang lebih tenang. Kunjungi dan berpartisipasi sebagai pengisi stan di bazaar, pameran, pasar malam, perayaan resmi pada momen-momen tertentu.

Disini Anda bisa merancang paket promosi spesial yang menarik, misalnya yang memberikan kesempatan terbatas untuk menikmati diskon dalam persentase tertentu atau mengadakan kontes.

Langkah 3: Cetak dan sebarkan selebaran di tempat yang tepat
Salah satu strategi yang ampuh untuk diceritakan sebagai calon pelanggan adalah membuat brosur dan menyebarkannya kepada orang potensial yang merupakan pelanggan setia. Sertakan gambar yang menarik dengan kontak untuk dihubungi jika Anda ingin memesan di brosur Anda. 

Selain itu, trik lain agar selebaran Anda tidak dibuang adalah menyertakan konten yang berguna di dalamnya. Misalnya, Anda bisa memasukkan resep makanan, pengetahuan belanjaan, trik pengolahan makanan, atau informasi lain yang relevan dengan industri kuliner.

Langkah 4: Cetak dan tempelkan stiker pada benda yang dilihat orang
Stiker cetak itu mudah tapi pekerjaan rumah berikutnya adalah mencari tempat yang bisa dengan mudah terlihat oleh publik.

Langkah 5: Buat peta lokasi penjualan di kemasan produk Anda
Kurangnya lokasi strategis terkadang menjadi kendala bagi sebuah bisnis untuk tumbuh lebih besar. Mungkin kelezatan makanan Anda tidak lagi dipertanyakan, tapi jika orang merasa sulit untuk membeli langsung ke tempat usaha Anda maka semua usaha Anda bisa menjadi sia-sia. 

Untuk itu, berikan arahan kepada pelanggan yang ingin membeli dengan peta lokasi toko atau pabrik Anda. Dan dengan mengetahui lokasinya lebih baik, konsumen juga bisa menyebarkan eksistensi bisnis Anda dengan lebih baik.

Langkah 6: Bergabunglah dengan komunitas
Jadilah bagian dari asosiasi atau komunitas agar lebih banyak orang tahu tentang bisnis makanan Anda. Selain itu, Anda juga dapat bertukar informasi dengan anggota masyarakat lainnya dan menemukan peluang baru.

Langkah 7: Berinteraksi di berbagai media
Diseminasi eksistensi bisnis tidak hanya dengan promosi penjualan langsung terbuka namun juga untuk membangun komunikasi dua arah dengan masyarakat sekitar. Anda bisa menggunakan saluran konvensional seperti radio atau televisi (yang memerlukan banyak anggaran khusus) atau jalur baru, jaringan sosial yang lebih murah namun memerlukan waktu dan strategi untuk menjangkau orang-orang dan mengubahnya menjadi pelanggan.

Langkah 8: Perkenalkan ke departemen dan agen terdekat
Perkenalkan produk makanan Anda ke instansi dan departemen terkait di sekitar Anda. Misalnya ke Dinas Pariwisata atau Kementerian Perindustrian, Departemen Koperasi dan UKM.

Langkah 9: Bekerjasama dengan agen perjalanan
Mungkin langkah ini jarang terpikirkan. Tetapi jika makanan yang Anda hasilkan sesuai dengan citra suatu wilayah atau wilayah, Anda bisa memetik peluang bisnis dari pengguna jasa agen perjalanan melalui toko atau daerah Anda. Anda bisa memberikan penawaran menarik sebagai imbalan agen perjalanan yang bisa membawa pembeli ke bisnis Anda.

Langkah 10: Buat program diskon pada waktu spesial
Rancanglah program diskon pada waktu khusus yang menarik sebagian besar orang untuk merayakannya dengan membeli produk makanan Anda. Selain waktu spesial seperti hari besar, liburan, dan sebagainya, Anda bisa melakukan ini pada hari-hari ketika transaksi lebih sepi dari biasanya

Labels: